Cara Mengecek Asam Urat Yang Bisa Dilakukan Sendiri Dengan Mudah

Mengecek atau mengukur kadar asam urat bisa dilakukan sendiri di rumah. Saat ini sudah banyak dijual alat cek asam urat yang bisa Anda gunakan untuk mengetahui berapa kadar asam urat pada tubuh Anda.

Secara umum, mengecek asam urat bertujuan untuk:

  • Memantau kadar asam urat pada penderita penyakit gout
  • Mendiagnosa penyakit gout
  • Monitoring pasien yang sedang menjalani kemoterapi atau pengobatan dengan radiasi
  • Mengecek fungsi ginjal setelah mengalami cedera
  • Menyelidiki penyebab batu ginjal
  • Mendiagnosa kelainan ginjal

Kapan saya harus melakukan pengecekan asam urat?

Anda mungkin akan memerlukan pengecekan asam urat saat:

  1. Mengalami ciri dan gejala asam urat seperti nyeri dan bengkak pada persendian
  2. Sedang menjalani kemoterapi
  3. Akan menjalani kemoterapi
  4. Mengalami masalah batu ginjal
  5. Memiliki riwayat penyakit gout di masa lalu

Lakukan hal ini sebelum mengecek asam urat Anda

Sebelum melakukan pengecekan asam urat, hindari penggunaan bahan-bahan berikut ini agar hasilnya lebih akurat:

  • Alkohol
  • Obat-obatan seperti aspirin dan ibuprofen
  • Vitamin C dosis tinggi

Cara mengecek asam urat

Selanjutnya kita akan bahas bagaimana cara mengetahui berapa kadar asam urat pada tubuh kita, alat apa saja yang digunakan dan bagaimana langkah-langkahnya.

Untuk mengecek asam urat, ada 3 metode yang bisa digunakan yakni dengan pengetesan darah, uji sampel urine (air seni), dan analisis cairan sinovial.

Yang bisa dilakukan sendiri dengan mudah adalah pengecekan menggunakan sampel darah, sedangkan uji sampel urine dan analisis cairan sinovial biasanya dilakukan oleh dokter di laboratorium.

Cara mengecek asam urat dengan sampel darah:

Untuk melakukan pengecekan asam urat sendiri dengan sampel darah, Anda memerlukan alat atau device bernama GCU analyzer.

cara mengecek asam urat sendiri
GCU analyzer, alat digital untuk mengecek asam urat

GCU merupakan kepanjangan dari glucose cholesterol uric acid, artinya alat ini bisa digunakan untuk mengecek gula darah, kolesterol, dan asam urat.

Biasanya alat GCU analyzer dijual sepaket, di dalamnya berisi monitor digital, pen lancet (untuk mengambil darah),  dan 3 buah chip yang masing-masing berfungsi untuk mengecek asam urat, kolesterol, dan gula darah.

Berikut ini langkah-langkah mengecek asam urat sendiri dengan menggunakan alat GCU analyzer:

  1. Cuci tangan Anda hingga bersih sebelum memulai proses pengecekan.
  2. Siapkan alat GCU analyzer, yang Anda perlukan adalah monitor digital (analyzer), pen lancet (pen untuk ambil darah) beserta jarumnya, dan chip untuk tes asam urat beserta strip testnya (lihat label keterangannya).
  3. Pasang baterai pada analyzer kemudian nyalakan.
  4. Masukkan chip asam urat pada analyzer.
  5. Pasang test strips pada chip yang sudah disematkan pada analyzer tadi, jika dilakukan dengan benar maka alat akan berbunyi dan pada monitornya akan terlihat gambar tetesan darah berkedip.
  6. Ambil jarum yang sudah tersedia kemudian masukkan pada pen lancet, jangan lupa untuk membuka penutup jarum dengan memutarnya.
  7. Atur kedalaman jarum sesuai dengan ketebalan kulit, angka yang biasa digunakan adalah 2-3.
  8. Bersihkan jari yang akan diambil darahnya dengan cara mengusapnya menggunakan kapas dan alkohol.
  9. Tempelkan mata pen lancet pada ujung jari, tekan tombolnya untuk menembakkan jarum.
  10. Selanjutnya tekan jari untuk mengeluarkan darah, usap tetesan pertama dengan kapas. Tetesan pertama ini sebaiknya dibuang karena ada kemungkinan tercampur dengan alkohol yang digunakan untuk mengusap jari tadi.
  11. Tekan lagi jari untuk mengeluarkan tetesan kedua, kemudian lekatkan pada test strips hingga darah terserap ke dalamnya.
  12. Analyzer akan mengeluarkan suara ketika darah sudah berhasil masuk ke dalam test strips dengan benar.
  13. Selanjutnya monitor akan mulai menunjukkan angka hasil tes.
  14. Anda perlu menunggu selama beberapa detik hingga angka di monitor berhenti, menunjukkan hasil tes sudah didapatkan.

Membaca hasil tes untuk menentukan kadar asam urat normal, rendah, atau tinggi

Setelah angka pada alat tes asam urat keluar, selanjutnya Anda harus bisa mengartikan/ atau membacanya.

Apakah hasilnya menunjukkan kadar asam urat Anda tinggi, rendah, atau normal.

Berikut ini adalah angka yang bisa digunakan sebagai acuan untuk membaca hasil tes asam urat dengan alat GCU analyzer:

Asam urat normal

  • Pria dewasa: 2 – 7,5 mg/dL
  • Wanita dewasa: 2 – 6,5 mg/dL
  • Pria 40 tahun ke atas: 2 – 8,5 mg/dL
  • Wanita 40 tahun ke atas: 2 – 8 mg/dL
  • Remaja laki-laki (10-18 tahun): 3,6 – 5,5 mg/dL
  • Remaja perempuan (10-18 tahun): 3,6 – 4 mg/dL

Jika hasil tes menunjukkan angka lebih besar dari batas maksimal rentang di atas maka artinya Anda memiliki kadar asam urat tinggi.

Sedangkan jika hasilnya menunjukkan angka lebih kecil dari batas minimal rentang di atas maka artinya asam urat Anda rendah.

Hasil tes asam urat saya tinggi, apa yang harus dilakukan?

Jika cek asam urat yang sudah Anda lakukan ternyata menunjukkan bahwa Anda memiliki asam urat yang tinggi, maka jangan panik atau buru-buru minum obat asam urat.

Perlu Anda ketahui jika kadar asam urat yang tinggi belum tentu menimbulkan penyakit.

Beberapa orang mungkin saja memiliki asam urat tinggi namun tidak merasakan gejala sakit sama sekali, keadaan ini dinamakan dengan hyperuricemia asymptomatic.

Jika demikian, maka langkah bijak yang perlu Anda lakukan adalah mencegah risiko terjadinya penyakit dengan cara menurunkan asam urat yang tinggi itu.

Beberapa tips yang bisa Anda lakukan untuk menurunkan asam urat di antaranya seperti:

***

Bagikan artikel ini di akun sosmed Anda agar yang lain tahu. Sharing is caring!

Referensi:

  1. https://www.healthline.com/health/uric-acid-blood
  2. https://www.livestrong.com/article/282321-how-to-cure-high-uric-acid/