8 Cara Meminum Jus Yang Benar Untuk Memperoleh Khasiat Kesehatan Yang Maksimal

Cara meminum jus yang benar perlu Anda ketahui agar minuman sehat yang satu ini dapat memberikan khasiat yang maksimal terhadap kesehatan tubuh Anda.

Banyak orang di luar sana yang menganggap minum jus bisa di lakukan kapan saja tanpa tahu jika ternyata ada beberapa aturan dan pantangan yang perlu di hindari agar khasiat yang terkandung dalam jus tidak hilang.

Nah pada kesempatan kali ini kami akan berusaha memberikan tips mengenai cara-cara meminum jus yang baik dan benar agar Anda bisa memperoleh khasiat kesehatan yang banyak dari jus yang Anda minum.

Nutrisi dalam jus buah memang sangat bermanfaat, tapi tetap ada aturannya

Jus buah segar terbukti mengandung berbagai komponen yang baik bagi kesehatan tubuh. Jus buah mengandung vitamin, mineral, dan enzim-enzim alami yang jauh lebih baik di banding tablet sintetis.

Nutrisi di dalamnya juga mudah diserap ke dalam aliran darah. Tapi, ada aturan jadwal tertentu dalam meminum jus.

Apabila Anda meminumnya tidak sesuai dengan kondisi tubuh Anda, maka jus itu justru menjadi racun bagi tubuh Anda sendiri.

Pilih buah yang tepat untuk di jus, sesuai dengan manfaat yang ingin di peroleh

Mengonsumsi jus memang menjadi salah satu solusi untuk mengatasi berbagai gangguan kesehatan yang Anda alami.

Untuk memperoleh khasiat kesehatan yang maksimal Anda harus memilih buah yang tepat sesuai dengan kebutuhan guna mengurangi masalah kesehatan yang Anda alami.

Sebagai contoh Anda dapat membuat jus belimbing untuk menurunkan tekanan darah tinggi dan mengencerkan dahak.

Jus tomat untuk menurunkan gula dalam tubuh dan membuatnya berada dalam jumlah yang seimbang, juga jus yang terbuat dari campuran mentimun dan wortel dapat mengatasi keluhan rematik.

Beberapa contoh tersebut merupakan manfaat dari jus buah yang bisa anda dapatkan untuk kesehatan dan pengobatan berbagai keluhan penyakit yang Anda alami.

Namun demikian, Anda harus mengikuti aturan cara meminum jus yang benar sehingga minuman sehat ini akan semakin terasa manfaatnya bagi tubuh Anda.

Perhatikan kandungan gula dalam jus buah yang Anda minum

Menurut para pakar nutrisi sebagian jus menawarkan sejumlah besar vitamin yang sangat bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Tetapi ada jus yang sama buruknya dengan permen dan makanan tinggi gula lainnya, tentu saja hal ini bukanlah sesuatu yang baik.

Lalu bagaimana dengan jus murni tanpa pemanis? Jus buah asli memiliki banyak sekali kandungan vitamin dan antioksidan. Tapi yang jadi masalah, jus buah murni juga kaya akan kandungan gula dan kalori.

Sebagai contoh, satu gelas jus apel murni mengandung gula yang setara dengan beberapa gulung kembang gula.

Oleh karena itulah para pakar kesehatan dan ahli gizi yang menganjurkan kita agar mengonsumsi satu takar jus saja per satu hari.

Agar jus yang Anda buat tidak sia-sia, ikutilah beberapa aturan dalam meminum jus. Berikut ini penjelasannya untuk Anda.

Cara Meminum Jus Yang Benar

ini cara minum jus buah yang baik dan benar

Untuk memperoleh manfaat yang maksimal dari jus buah yang Anda minum, Anda harus mengikuti beberapa aturan kesehatan yang telah di tetap oleh para ahli dalam meminum jus.

Berikut ini adalah 8 cara meminum jus buah yang baik dan benar yang bisa Anda jadikan panduan:

1. Jus Asam Bukan untuk Pagi Hari

Pagi hari memang menjadi waktu yang paling tepat untuk meminum jus. Alasannya karena jus buah memiliki banyak kandungan yang kaya akan air dan serat yang bermanfaat untuk memperlancar pencernaan.

Namun yang perlu di perhatikan pada saat meminum jus di pagi hari agar Anda tidak sakit perut yaitu hindarilah buah-buahan yang memiliki rasa asam untuk digunakan sebagai bahan membuat jus di pagi hari.

Ini adalah cara meminum jus yang benar yang sering di sepelekan banyak orang, padahal buah yang terlalu asam sangat tidak baik untuk di konsumsi pada pagi hari karena dapat menimbulkan sakit perut dan memicu asam lambung.

Sebagai gantinya pilihlah buah-buahan dengan rasa manis dan memiliki tekstur yang lembut dengan kandungan air yang tidak terlalu banyak. Jus pisang, pepaya, apel atau wortel bisa menjadi pilihan buah yang tepat.

2. Jus Bukan Pengganti Makanan

Ketika Anda sedang diet, Anda dapat mengganti porsi makan malam dengan segelas jus. Tetapi, bukan berarti sarapan dan makan siang dengan meminum jus adalah cara yang sama untuk menurunkan berat badan Anda.

Kebutuhan nutrisi tubuh Anda tetap harus dipenuhi dari makanan lain. Buah-buahan tidak akan dapat memenuhi kebutuhan kalori harian Anda yang kurang lebih berjumlah 1.800 kkal.

Akibatnya kekebalan tubuh pun melemah. Walau berat badan Anda mungkin dapat turun secara drastis, tetapi bobot itu akan cepat naik saat Anda makan dengan pola yang semula.

Ingat, meminum jus tidak akan mengurangi lemak melainkan mengurangi air di dalam tubuh Anda.

3. Jus Bukan Pengganti Buah

Terus-menerus mengonsumsi jus tanpa mengonsumsi buah secara langsung adalah cara meminum jus yang tidak baik karena dapat meningkatkan berat badan Anda.

Anda tetap harus mengonsumsi buah segar yang bermanfaat bagi lambung.

Alasannya yaitu karena pada saat proses mengunyah, lambung Anda akan bekerja dan membakar sekitar 20 kkal.

Hal inilah yang menyebabkan Anda harus tetap mengonsumsi buah segar karena faktanya tidak seluruh khasiat dalam buah dapat diganti dengan jus.

4. Jus Diminum Beserta Ampasnya

Cara meminum jus yang benar selanjutnya adalah meminum jus beserta ampasnya. Jika Anda membuat jus dengan menggunakan juicer, ampasnya akan terpisah.

Walau mungkin terasa tidak enak, sebaiknya Anda tidak membuang ampas buah yang telah terpisah.

Jika Anda menggunakan blender,jangan menyaring untuk mendapatkan airnya saja, biarkan ampas tetap tercampur dan kemudian diminum.

Ingatlah bahwa pada ampas buah terdapat serat dan vitamin vitamin C yang sangat bermanfaat bagi tubuh Anda.

5. Jus Tidak Selalu Rendah Kalori

Tidak semua buah bersifat rendah kalori sehingga dapat membantu diet Anda. Sebagai contoh nangka, alpukat, dan durian merupakan buah-buahan dengan kalori yang tinggi.

Ketiga jenis buah ini setidaknya mengandung kalori sekitar 200 kkal.

Jika ingin membuat Jus dengan kalori rendah, Anda dapat memilih buah seperti jeruk, melon, apel, semangka, atau pir yang memiliki kandungan kalori hanya sekitar 80 kkal.

Jika berat badan Anda berlebih, sebaiknya Anda memilih jus buah dengan kalori rendah.

6. Jus Tidak Harus Selalu Terbuat Dari Buah-buahan

Tidak selamanya anda hanya bisa membuat jus hanya dari buah-buahan saja. Sayur-sayuran dapat juga dibuat menjadi jus.

Untuk menyiasati rasa pahit dari sayuran, anda bisa mengombinasikannya dengan buah-buahan yang memiliki rasa manis dan segar.

Selain itu anda juga bisa menambahkan beberapa rempah yang memiliki khasiat obat seperti jahe yang dapat meningkatkan daya tahan tubuh atau kayu manis yang sangat baik untuk melancarkan peredaran darah dan mengobati gangguan pada perut.

7. Jangan Meminum Jus Sesudah Makan

Cara meminum jus yang benar selanjutnya yaitu jangan meminum jus buah ketika atau sesudah makan karena akan mengganggu proses pencernaan.

Sistem pencernaan tubuh manusia memerlukan waktu 10-15 menit untuk mencerna jus buah.

Jika diminum sesudah makan pada siang hari, maka jus di dalam perut akan mengalami proses fermentasi sebelum sempat dicerna.

Saat terbaik minum jus yang memberikan manfaat adalah 1-2 jam sebelum makan atau ketika perut kosong, yaitu pagi atau di antara dua waktu makan.

8. Jangan Meminum Jus Sekaligus

Cara meminum jus yang benar yaitu dengan cara perlahan, seteguk demi seteguk.

Tujuannya agar jus yang diminum bercampur dengan enzim di rongga mulut yang berfungsi membantu proses pencernaan makanan.

Itulah 8 cara meminum jus yang benar untuk peroleh manfaatnya dengan lebih maksimal, semoga bermanfaat.