5 Jenis Makanan Pemicu Jerawat Hormonal

Anda mengalami jerawat yang parah dan sulit sembuh?

Bisa jadi pola makan Anda selama ini salah.

Bukan rahasia lagi jika makanan adalah salah satu faktor penyebab wajah jadi jerawatan.

Meskipun bukan penyebab utama, setidaknya makanan memiliki peran dalam memicu munculnya jerawat, atau membuatnya menjadi lebih parah.

Untuk lebih memahami bagaimana jerawat bisa muncul pada wajah kita, Anda bisa membacanya di artikel berikut:

  1. Mengapa Jerawat Bisa Muncul
  2. Jerawat Karena Hormon
  3. Mengatasi Jerawat Karena Hormon

Pada kesempatan kali ini kita akan bahas jenis makanan apa saja yang harus di hindari untuk mencegah munculnya jerawat.

Lebih spesifik lagi yaitu jerawat hormonal – yang artinya jerawat akibat aktivitas hormon di dalam tubuh Anda.

Contohnya jerawat yang muncul pada saat pubertas, saat menstruasi, stress, dan menjelang menopause.

Mengapa Makanan Bisa Memicu Jerawat?

Makanan Pemicu Jerawat HormonalSeperti yang sudah kita ketahui jika penyebab utama jerawat adalah akibat dari aktivitas hormon, namun ada juga beberapa makanan yang dapat menimbulkan jerawat.

Hal ini karena kandungan dalam makanan dapat mempengaruhi produksi hormon dalam tubuh kita.

Karena itulah pada saat sedang jerawatan, Anda di sarankan untuk mengonsumsi sayuran dan buah.

Hal ini sudah pernah di bahas di artikel ini:

Cara Mengobati Jerawat Dengan Jus

Baiklah, jadi apa saja makanan pemicu jerawat itu?

Makanan Yang Harus Di Batasi Untuk Menghindari Jerawat

Beberapa studi yang sudah di lakukan mengenai jenis makanan apa saja yang membuat jerawat bertambah parah menyimpulkan sedikitnya ada 5 jenis makanan yang harus di hindari.

Anda bisa mencobanya selama satu minggu untuk menghindari jenis makanan di bawah ini, dan lihat apakah ada perbedaan?

5 Makanan Penyebab Jerawat:

1. Makanan Dengan Indeks Glikemik Tinggi

Makanan Pemicu Jerawat Makanan Tinggi GlikemikJenis makanan pertama yang harus di batasi adalah makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi.

Makanan yang mengandung glikemik tinggi dapat membuat glukosa dalam darah meningkat dengan cepat.

Hal ini akan memicu produksi hormon insulin yang berujung pada jerawat.

Beberapa contoh makanan yang mengandung indeks glikemik tinggi diantaranya seperti:

  1. Keripik kentang
  2. Roti
  3. Cakes dan Cookies
  4. Sereal
  5. Nasi

Makanan yang no. 5 mungkin agak sulit di hindari mengingat kita orang Indonesia kebanyakan mengonsumsi nasi sebagai makanan pokok.

Sebagai solusinya, Anda bisa menjalankan pola diet dengan mengganti nasi dengan ubi manis atau gandum.

Lebih baik lagi jika Anda memperbanyak mengonsumsi sayuran dan buah-buahan.

2. Makanan Yang Mengandung Banyak Gula

Makanan Pemicu Jerawat Makanan Yang Tinggi Gula Dan ManisGula juga di duga sebagai salah satu pemicu munculnya jerawat. Meskipun hal ini masih terus di selidiki dengan penelitian yang lebih lanjut.

Beberapa studi menunjukkan jika gula berhubungan dengan munculnya jerawat.

Hal ini bukan berarti bahwa dengan mengonsumsi gula akan membuat Anda jerawatan secara spontan, Anda hanya perlu mengurangi atau membatasi jumlahnya.

Terlebih lagi jika Anda sedang menjalani perawatan untuk menghilangkan jerawat secara alami atau metode pengobatan lainnya maka makanan yang manis-manis lebih baik dihindari dahulu.

3. Susu Sapi dan Olahannya

Batasi Susu Dan Olahan Susu Untuk Mencegah JerawatSusu sapi dan olahannya seperti keju juga harus di batasi jika Anda tidak ingin jerawat bertambah banyak.

Susu yang banyak di jual di pasaran, biasanya mengandung gula. Yang mana dengan mengkonsumsinya dapat meningkatkan kadar gula dalam darah.

Gula akan memicu insulin, dan kenaikan insulin akan memicu produksi lebih banyak sebum.

Selain itu susu juga mengandung hormon yang dapat merangsang penebalan sel kulit yang dapat menyebabkan pori-pori tersumbat. Pada orang normal, ini bukanlah masalah.

Namun bagi Anda yang jerawatan mungkin hal ini adalah masalah.

Jika Anda sedang berjerawat dan kebetulan suka mengonsumsi susu, cobalah lakukan percobaan sendiri.

Coba untuk tidak minum susu selama beberapa hari, dan lihat apakah ada perbedaaannya pada jerawat Anda?

Jika ada, maka susu adalah makanan yang harus Anda hindari atau Anda batasi selama menderita jerawat.

4. Junk Food

Junk Food Makanan Yang Harus Di Hindari Untuk Mencegah JerawatJunk Food sudah pasti menjadi makanan yang harus di hindari jika sedang berjerawat. Hal ini juga berhubungan dengan kenaikan gula darah dan perubahan hormon dalam tubuh.

Junk Food yang sering di konsumsi rata-rata mengandung banyak gula, minyak, dan lemak yang tidak sehat.

Hal ini akan semakin memperparah jerawat jika Anda terbiasa untuk mengonsumsinya.

Anda bisa mengganti kebiasaan ngemil junkfood dengan makan buah-buahan. Ini jauh lebih sehat.

5. Fast Food

Fast Food Makanan Pemicu JerawatJenis makanan terakhir yang harus di hindari untuk mencegah jerawat adalah fast food, terutama yang berminyak dan berlemak.

Fast Food bukanlah makanan yang cocok di konsumsi sehari-hari, jika tidak dalam keadaan terdesak sebisa mungkin hindari fast food.

Bagaimana dengan cokelat?

Cokelat mengandung antioksidan dan berbagai manfaat yang baik jika di konsumsi dengan benar.

Tapi cokelat juga di curigai sebagai salah satu penyebab jerawat.

Apakah benar demikian?

Mengutip dari halaman annmariegianni.com, di sebutkan bahwa pada tahun 2013 sebuah penelitian di adakan di Belanda tentang hubungan cokelat dengan timbulnya jerawat.

Untuk penelitian ini, para ilmuwan mengumpulkan sampel darah dari 7 orang sehat sebelum dan sesudah mereka mengonsumsi 1,7 ons cokelat setiap harinya, selama 4 hari.

Para ilmuwan tersebut lalu memasukkan bakteri Propionibacterioum acnesyang merupakan bakteri yang menginfeksi jerawat dan Staphylococcus aureus jenis bakteri lain yang juga sering menginfeksi jerawat dan membuatnya semakin parah.

Hasilnya, darah mereka setelah mengonsumsi cokelat mengandung zat yang bernama interleukiin-1b, yang dapat meningkatkan inflamasi pada saat di paparkan bakteri Propionibacterium acnes.

Di dalam darah juga di temukan zat imun lain yang bernama interleukin-10 pada saat di paparkan dengan bakteri Staphyococcus aureus.

Zat ini (interleukin-10) kemudian di ketahui berfungsi untuk melemahkan mekanisme pertahanan tubuh terhadap serangan mikroorganisme, yang mana semakin tinggi jumlahnya maka akan semakin mudah serangan infeksi bakteri masuk dan memperburuk jerawat.

Dari sini bisa di ketahui jika konsumsi cokelat dapat meningkatkan inflamasi, mendorong terjadinya infeksi bakteri, dan membuat jerawat semakin parah.

Tapi sekali lagi ini hanyalah sebuah studi kecil, masih perlu riset lebih mendalam untuk menemukan bukti-bukti yang lebih kuat.

Jadi Anda tidak perlu takut.

Selama jumlah cokelat, atau makanan apapun itu di konsumsi dalam jumlah yang tidak berlebihan, maka mudah-mudahan tidak akan memberikan dampak yang buruk.

Demikian pembahasan mengenai 5 jenis makanan pemicu jerawat hormonal pada kesempatan kali ini.

Jangan lupa bagikan kepada orang-orang terdekat Anda, agar mereka juga bisa mengambil manfaatnya.