Bisakah Disleksia Dideteksi Sejak Bayi?

Istilah disleksia pada anak mungkin belum begitu dikenal oleh para orang tua. Meskipun memiliki terminologi yang lebih luas, secara umum disleksia dapat dikatakan sebagai ketidakmampuan anak dalam belajar yang disebabkan karena ia kesulitan dalam membaca dan menulis.

Disleksia terjadi karena adanya gangguan pada sebagian syaraf otak atau karena adanya ketidakstabilan biokimia otak. Sayangnya gangguan ini sering terlambat dideteksi oleh orang tua, mengingat secara fisik, anak tumbuh dengan normal.

Bisakah Disleksia Dideteksi Sejak Bayi

 

 

Disleksia pada anak baru disadari setelah anak mencapai usia sekolah, dengan beberapa gejala seperti kesulitan mengeja, kesulitan menulis, sulit mencerna sebuah konsep sederhana, dan tulisan tangan yang sangat buruk.

Advertisement

Ironisnya penderita kelainan otak ini sering membuat orang lain bahkan orang tua menganggap ia sebagai anak yang bodoh, padahal anak penderita disleksia memiliki tingkat kecerdasan yang normal bahkan di atas rata-rata, dan dapat ditangani sejak dini.

Bisakah Disleksia Dideteksi Sejak Bayi?

Untuk mendeteksi kesulitan membaca dan mengeja pada anak usia bayi bisa jadi menyulitkan bagi orang tua, tapi ada beberapa ciri disleksia yang mungkin sudah terlihat sejak bayi, yaitu:

Advertisement
  1. Bayi menunjukkan gejala kidal, atau tidak terampil jika menggunakan salah satu tangan saja saat melakukan sesuatu seperti memegang mainan atau crayon.
  2. Dalam New Scientist, disebutkan bahwa disleksia dapat segera terdeteksi dengan merekam gelombang otak bayi. Gelombang otak bayi yang berbakat disleksia memiliki pola yang berbeda dengan bayi normal.
  3. Bayi tidak menjerit atau menangis saat terluka, terbentur atau merasakan sakit.
  4. Bayi mengalami keterlambatan dalam berbicara atau mengucapkan kata-kata.
  5. 70% anak penderita disleksia tidak mengalami fase merangkak saat bayi (The Bristol Dyslexia Centre).
  6. Memiliki riwayat keluarga penderita disleksia.
  7. Bayi tidak memahami bahasa isyarat bayi.
BACA JUGA  Begini Cara Mengatasi Anak Hiperaktif Tanpa Membuat Mereka Takut

Tak perlu berkecil hati bagi orang tua yang menemukan ciri disleksia pada buah hati, karena saat ini telah ada sejumlah lembaga yang berkecimpung dalam masalah ini, seperti Asosiasi Disleksia Nasional misalnya.

Dengan bekerja sama dengan Komisi Nasional Indonesia untuk UNESCO dan disponsori oleh Pemerintah, lembaga ini telah beberapa kali mengadakan simposium kepada masyarakat luas untuk lebih mengenal disleksia serta memberikan pengetahuan tentang dukungan-dukungan sosial bagi penderitanya.

Selain itu banyak pula tokoh-tokoh dunia yang menderita kelainan otak ini dapat mengukir prestasi yang membanggakan, sedikit di antaranya adalah Steve Jobs sang pendiri Apple Computers, Thomas Edison, Albert Einstein, Magic Johnson, Alexander Graham Bell, JFK, Steven Spielberg, Orlando Bloom, dan Tom Cruise.

Demikianlah tadi ulasan kita pada kesempatan kali ini untuk menjawab pertanyaan tentang bisakah disleksia dideteksi sejak bayi? Semoga dapat menjadi referensi informasi yang bermanfaat untuk Anda.

Advertisement
About Arief 21 Articles
Seorang mahasiswa yang sedang berjuang menamatkan kuliah. Penulis, weekend photographer, dan gamer musiman. Punya cita-cita traveling ke Spanyol tapi belum kesampaian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*