Kiat Dalam Menghadapi Pertengkaran Antara Kakak Dan Adik

Tidak selamanya pertengkaran antar anak selalu berdampak negatif. Ada juga beberapa dampak positif dari pertengkaran anak. Salah satunya adalah anak mendapat pelajaran tentang keterampilan sosial.

Sebagai seorang orang tua, kita kerap dipusingkan bila anak-anak bertengkar. Baru sebentar akur sudah bertengkar lagi. Penyebabnya bisa sepele, seperti berebut mainan, atau salah satunya iseng terhadap yang lain. Bentuk pertengkaran beragam. Mulai dari yang ringan yaitu adu mulut sampai yang membahayakan yaitu saling memukul.

cara mengatasi pertengkaran kakak adan adik

Sungguh tidak mudah mendidik kakak dan adik untuk saling menyayangi dan menghormati. Menurut para ahli, sering kali orang tua tidak bertindak bijaksana dalam menjembatani hubungan antara keduanya.

Advertisement

Bahkan tak jarang tanpa disadari, orang tua justru menjadi salah satu faktor pemicu yang menyebabkan anak bertengkar. Misalnya perlakuan orang tua yang secara tidak disadari kurang adil pada anak. Seperti lebih mengistimewakan anak yang lebih pintar, anak yang lebih kecil atau condong hanya kepada salah satu gender saja.

Berikut adalah beberapa kiat dalam menghadapi pertengkaran antara kakak dan adik:

Advertisement

Jangan terlalu ikut campur, biarkan dahulu anak berusaha menyelesaikan masalahnya. Ajarkan negosiasi atau kesepakatan dalam permasalahan tersebut dan mencari jalan keluar bersama-sama. Anak laki-laki ataupun perempuan, lebih tua atau lebih muda hendaklah mendapat perlakuan adil sesuai kapasitasnya. Tidak selalu yang lebih tua yang mengalah. Lihat permasalahan yang mereka hadapi. Belajar menjadi orang tua bijaksana.

Hal terbaik yang bisa dilakukan orang tua untuk menciptakan ikatan persaudaraan yang kuat antara kakak dan adik. Ajarkan mereka untuk mengandalkan antara satu sama lain. Misalnya kakak pandai membetulkan mainan yang rusak, adik bisa minta tolong kakak untuk melakukannya.

BACA JUGA  Saat Balita Gemar Membuat Rumah Berantakan

Terkadang antar saudara mempunyai temperamen yang sangat berbeda sehingga menyebabkan tidak bisa terlalu akrab antara satu sama lain, bahkan salah satunya mungkin saja adalah anak hiperaktif. Biarkan saja hal ini terjadi, biarkan hubungan berlangsung secara normal. Jelaskan bahwa sikap saling menyayangi adalah hal utama dalam keluarga.

Ajari mereka mengingat hal –hal kecil yang menjadi tanda bahwa mereka bersaudara. Seperti misalnya mereka memiliki warna kulit yang sama, bentuk mata sama dan sebagainya

Sebisa mungkin ajarkan anak untuk mengekspresikan emosinya secara positif. Misalnya, dengan mengatakan dengan cara yang baik bahwa ia sedih, marah, kecewa dengan perlakuan saudaranya. Ajarkan anak untuk mau mendengarkan dan memahami perasaan serta kebutuhan orang lain dalam hal ini saudaranya.

Demikianlah tadi beberapa kiat dalam menghadapi pertengkaran antara kakak dan adik yang sebetulnya hal yang wajar dan lumrah terjadi sebagai bentuk proses perkembangan dan pembelajaran bagi sang buah hati. Semoga ulasan di atas dapat menjadi referensi yang bermanfaat untuk Anda.

Advertisement
About Arief 21 Articles
Seorang mahasiswa yang sedang berjuang menamatkan kuliah. Penulis, weekend photographer, dan gamer musiman. Punya cita-cita traveling ke Spanyol tapi belum kesampaian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*