7 Manfaat Madu Untuk Anak Dalam Masa Pertumbuhan

Madu dikenal sebagai salah satu produk alam yang punya banyak sekali khasiat untuk kesehatan manusia. Madu juga sudah dipakai sejak dulu sebagai obat berbagai macam penyakit.

Ada banyak sekali manfaat madu yang harus Anda ketahui, mulai dari mengobati luka, mencegah infeksi, hingga menghilangkan jerawat secara alami. Madu juga kaya akan kandungan antioksidan yang bisa menguatkan daya tahan tubuh.

Bagi anak-anak dalam masa pertumbuhan, madu bisa menjadi bahan alami yang sangat menyehatkan untuk dikonsumsi. Apa saja manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan?

Manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan

Berikut ini adalah 7 manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan yang harus Anda ketahui:

1. Meningkatkan daya tahan tubuh

Daya tahan tubuh yang kuat adalah faktor penting bagi pertumbuhan anak. Anak yang lebih kebal terhadap serangan penyakit dan perubahan cuaca akan tumbuh lebih optimal. Anda juga sebagai orang tua akan banyak terbantu jika anak jarang sakit.

Nah madu punya khasiat untuk meningkatkan daya tahan tubuh pada anak. Madu mengandung antioksidan yang bisa menangkal efek buruk radikal bebas dari polusi dan jajanan yang tidak sehat. Madu juga mengandung antibakteri yang bisa mematikan kuman-kuman jahat.

Sebuah penelitian1https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/17675558 yang pernah dilakukan di UK School of Medicine menemukan jika madu bisa menstimulasi tubuh manusia untuk memproduksi sel-sel imun. Sel imun inilah yang nantinya bertanggung jawab untuk mengatasi berbagai zat asing yang berpotensi bahaya bagi tubuh.

2. Menyehatkan pencernaan dan mengobati sakit perut

Manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan yang kedua adalah untuk menjaga kesehatan pencernaan dan mengobati sakit perut. Madu mengandung zat yang dapat melawan infeksi bakteri dan virus jahat yang sering menyebabkan diare dan sakit perut pada anak.

Penelitian2https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmed/12314387 telah membuktikan kalau madu bisa digunakan sebagai obat diare alami yang cukup efektif, ia bisa mempercepat penyembuhan dan menghentikan perkembangan bakteri jahat yang menjadi penyebabnya.

Madu juga bisa bermanfaat untuk menjaga kesehatan pencernaan anak karena kemampuannya dalam melawan infeksi bakteri Helicobacter pylori yang sering menjadi penyebab tukak lambung (peptic ulcer). Khasiat ini diyakini bisa diperoleh dengan mengonsumsi 1-2 sendok madu dalam keadaan perut kosong.

3. Mengobati batuk secara alami

Tidur yang nyenyak adalah salah satu faktor yang harus dipenuhi agar tumbuh kembang anak maksimal. Batuk sering kali menjadi pengganggu tidur anak di malam hari, membuat mereka terbangun tengah malam dan sulit untuk tidur dengan nyenyak. Karena itu batuk tidak bisa dianggap sebagai masalah sepele.

Bukan rahasia lagi jika salah satu manfaat madu untuk anak adalah untuk mengobati batuk secara alami. Sudah turun temurun madu selalu digunakan sebagai obat tradisional untuk meredakan batuk.

Anak-anak memang sangat rentan terserang demam dan batuk, perubahan cuaca dan makanan yang tercemar bisa menjadi penyebabnya. Yang jadi masalah, tidak semua obat batuk kimia bisa digunakan pada anak mengingat usia mereka yang masih kecil. Sebagai solusinya Anda bisa menggunakan sesendok makan madu untuk membantu meredakan batuk dan demam ringan mereka.

Madu mengandung zat antibakteri dan antivirus yang bisa melawan kuman-kuman penyebab batuk. Selain itu madu juga punya khasiat untuk melegakan tenggorokan sehingga membantu mereka tidur dimalam hari dengan lebih nyenyak.

4. Menguatkan daya ingat

Madu juga bisa berkhasiat sebagai brain booster, untuk menguatkan daya ingat dan konsentrasi pada anak. Sebagian masyarakat memang meyakini jika madu bisa berguna untuk menjaga otak tetap tajam dan meningkatkan daya ingat. Keyakinan ini sepertinya memang benar karena sudah ada penelitian yang mulai mendapatkan bukti kebenaran hal tersebut.

Sebuah penelitian yang dilakukan di University of Babylon3https://www.benefits-of-honey.com/honey-boosts-brain-function.html menemukan jika madu memiliki kemampuan untuk mencegah terjadinya demensia (penurunan fungsi otak) pada lansia yang berusia 65 tahun ke atas. Pada studi yang lain para peneliti juga menemukan jika senyawa polyphenol yang ada pada madu, yang merupakan antioksidan alami pada madu berkhasiat untuk mencegah stres oksidatif yang dapat membantu menguatkan daya ingat.

Selain itu madu juga dapat membantu meningkatkan kemampuan konsentrasi. Sebuah penelitian yang dilakukan di Universiti Sains Malaysia menunjukkan jika perempuan pasca menopause yang diberikan madu mengalami peningkatan daya ingat dan konsentrasi.

5. Sumber multivitamin alami yang menyehatkan

Manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan yang selanjutnya adalah sebagai sumber multivitamin yang sangat menyehatkan. Di dalam madu, selain mengandung antioksidan juga kaya akan kandungan vitamin.

Madu mengandung vitamin yang amat beragam, tergantung dari jenis nektar bunga yang dihisap oleh lebah penghasil madu tersebut. Di dalam madu terkandung berbagai macam vitamin esensial mulai dari Vitamin B1 (thiamine), Vitamin B2 (riboflavin), Vitamin B3 (nicotinic acid atau niacin), Vitamin B5 (pantothenic acid), Vitamin B6 (pyridoxine), dan Vitamin C (ascorbic acid). Penelitian lain juga menemukan adanya kandungan Vitamin K dan Vitamin B9 pada jenis madu tertentu.

Semua vitamin tersebut sangat penting bagi anak terutama mereka yang masih dalam masa pertumbuhan. Vitamin berguna untuk menunjang pertumbuhan menjadi lebih optimal dan membuat tubuh menjadi lebih kebal dari serangan berbagai macam penyakit.

6. Mengobati sakit tenggorokan pada anak

Madu juga bisa digunakan sebagai obat sakit tenggorokan alami yang cukup ampuh. Seperti yang kita tahu kalau sakit tenggorokan adalah penyakit yang sering menyerang anak-anak. Penyebabnya bisa dikarenakan infeksi bakteri dan virus yang masuk lewat makanan atau udara.

Adanya khasiat antibakteri dan antivirus pada madu bisa bermanfaat untuk meredakan infeksi pada tenggorokan. Selain itu madu juga mengandung zat antiinflamasi yang bisa meredakan peradangan sehingga rasa nyeri mungkin bisa berkurang.

7. Mempercepat penyembuhan luka dan mengatasi infeksi

Manfaat madu untuk anak yang terakhir adalah bisa digunakan sebagai obat luka. Sejak dulu madu sudah digunakan untuk mengobati luka, baik luka berdarah maupun luka bakar. Orang-orang Mesir Kuno misalnya, mereka menggunakan madu untuk mengobati luka-luka prajurit di medan perang. Secara turun temurun madu tetap digunakan sebagai obat luka tradisional yang diyakini cukup ampuh.

Setelah teknologi dibidang kesehatan berkembang, peneliti menemukan jika madu memang memiliki potensi yang menjanjikan untuk mengobati luka, terutama luka bakar dan luka yang mengalami infeksi. Hal ini karena adanya kandungan antibakteri dan antiinflamasi pada madu yang bisa membantu luka sembuh lebih cepat.

Sebuah penelitian4https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pubmedhealth/PMH0028393/ menunjukkan adanya pengaruh penggunaan madu terhadap percepatan penyembuhan, mengurangi pembusukan, melawan infeksi, dan mengurangi nanah. Hal ini semakin menguatkan jika madu adalah obat luka alami yang cukup ampuh.

Nah itulah 7 manfaat madu untuk anak dalam masa pertumbuhan yang perlu Anda ketahui. Semoga bermanfaat. Jangan lupa bagikan artikel ini di akun sosmed Anda agar yang lain tahu.

About Annisa Aprilia 120 Articles
Kontributor di situs caramanjur.com, hobi menulis dan jalan-jalan. Belum jadi dokter, tapi hobi menulis seputar kesehatan, kecantikan, dan gaya hidup. Jika ingin chating-chating atau bertanya, silakan komentar atau kontak lewat akun sosmed di bawah.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*