Saat Balita Gemar Membuat Rumah Berantakan

Punya anak kecil di rumah? Pastinya rumah jadi berantakan, ya. Jangan khawatir saat balita gemar membuat rumah berantakan, anak usia balita sedang gemar – gemarnya mengeksplorasi.

Dia bisa mengaduk – aduk isi lemari, laci meja rias hingga isi rak buku. Tangani dengan tepat agar tumbuh kembang si kecil tetap optimal.

Saat Balita Gemar Membuat Rumah Berantakan

1. Jangan emosi

Hindari marah secara terbuka jika Anda pulang ke rumah dan melihat rumah berantakan seperti kapal pecah. Sebaiknya tarik nafas dalam-dalam dan alihkan rasa emosi Anda. Masa balita merupakan masa terbaik anak untuk mengeksplorasi banyak hal.

Advertisement

Rumah yang berantakan merupakan bagian penting dari eksplorasi si bocah, jadi jangan mudah marah. Jika Anda sudah menenangkan diri, bicaralah dengan tenang “Kamu cari apa sih di laci. Nemu apa aja di laci?” Respons yang tepat akan memancing daya eksplorasi si kecil lebh jauh lagi. Jadi, hindari melarang ini itu dan jangan menyudutkan si kecil sebagai anak nakal atau tukang cari gara – gara.

2. Tempatkan barang-barang penting di tempat yang aman

Kalau Anda khawatir surat – surat penting bakal penuh dengan coretan si kecil, ya jangan letakkan sembarangan dong. Simpan barang – barang penting di laci atau kotak penyimpanan yang tidak terjangkau oleh anak. Atau untuk lebih amannya, kunci saja. Lalu simpan kunci di tempat yang aman dari tingkahnya.

Advertisement

3. Libatkan diri Anda

Saat Anda berada di rumah dan anak sedang mengeksplorasi banyak hal, mulai dari menumpuk barang hingga memukul – mukul kaleng kosong, ikuti saja tingkahnya. Jangan lupa untuk aktif berinteraksi dan menanyakan kepada si kecil, misalnya “Eh, kalengnya kalo dipukul bunyinya begini ya. Coba yuk kita isi benda, nanti kamu pukul lagi ya. Bunyinya kayak apa ya?” Dengan cara begini, si kecil akan lebih percaya diri dan berani berinovasi.

BACA JUGA  Begini Cara Mengatasi Anak Hiperaktif Tanpa Membuat Mereka Takut

4. Pastikan si kecil bermain di tempat yang aman

Kekhawatiran terbesar sebagai orang tua ketika anak sedang rajin bergerak ke sana kemari mengaduk – aduk barang ialah faktor keamanannya, apalagi jika si kecil termasuk anak yang hiperaktif. Jadi, sebisa mungkin pastikan kondisi rumah aman untuk tumbuh kembangnya. Belilah penutup stop kontak yang aman dari jari mungilnya.

Tutupi juga pinggiran meja yang tajam dengan pelapis khusus sehingga tak melukai si kecil. Sebaiknya anak punya ruang aktivitas khusus. Tapi jika tidak, sebaiknya tutup ruang dapur. Sebab di dapur banyak potensi bahaya bagi si kecil, mulai dari benda tajam sampai kompor.

Saat balita gemar membuat rumah berantakan merupakan bagian dari proses pertumbuhan dan perkembangannya untuk lebih mengenal sekitarnya.

Pengawasan dari orang tua sangat dibutuhkan untuk memastikan keamanannya, bimbingan dan arahan dari orang tua juga diperlukan untuk merangsang perkembangannya lebih optimal.

Advertisement
About Arief 21 Articles
Seorang mahasiswa yang sedang berjuang menamatkan kuliah. Penulis, weekend photographer, dan gamer musiman. Punya cita-cita traveling ke Spanyol tapi belum kesampaian.

Be the first to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published.


*