7 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami (Akurat & Manjur)

Sebelum membahas mengenai cara menghilangkan jerawat secara alami, saya ingin bercerita sedikit kepada Anda yang kebetulan mampir di tulisan ini.

Saya juga adalah orang yang pernah berjerawat, dulu pada saat baru puber.

Istilahnya jerawat pubertas, penyebabnya adalah peningkatan hormon.

Apa yang saya lakukan untuk menghilangkan jerawat yang saya miliki?

Tidak ada.

Malah yang paling sering saya lakukan adalah memencetnya.

Hingga meletus dan berdarah.

Setelah dipencet dan kempes, beberapa hari kemudian sembuh sendiri.

Lalu muncul lagi di tempat lain, dipencet lagi.

Muncul lagi, dipencet lagi.

Seperti itu terus yang saya lakukan, benar-benar tidak perhatian pada keindahan kulit wajah waktu itu.

Apalagi saat sedang menjadi mahasiswa yang bolak-balik kena debu dan panas.

Untungnya jerawat yang saya derita pada saat saat itu bukanlah jenis jerawat yang parah.

Hingga menginjak usia 23 tahun ke atas saya sudah tidak jerawatan lagi. Kalaupun muncul paling cuma 1 atau 2, itu pun sesekali saja.

Tapi..

Tahukah Anda #KESALAHAN yang saya lakukan dulu itu bukan berlalu begitu saja.

Saya baru merasakan akibatnya sekarang.

Jerawat yang dulu saya pencetin hingga meletus itu bekasnya sulit dihilangkan.

Sedih rasanya.

Tamat.

Dari curhatan singkat di atas, kita bisa ambil pelajaran.

Kesalahan #PERTAMA yang sering dilakukan banyak orang saat sedang jerawatan adalah memencetnya.

Jerawat memang bikin gemes, apalagi kalau sudah terlihat isinya.

Istilahnya sudah matang.

Kita pasti tidak tahan untuk mengeluarkannya dengan cara dipencet pakai tenaga dalam.

Hingga isinya meletus, meloncat, terpental, dan nempel di dinding atau kaca.

jangan memencet jerawat
aaaaaarghhhh!

Pernah gitu kan?

Bagus deh kalau tidak.

Meskipun memberikan kepuasan tersendiri, memencet jerawat tidaklah direkomendasikan sebagai salah satu cara menyembuhkan jerawat secara alami.

Memang terkadang pada sebagian orang, jerawat yang sudah dikeluarkan isinya biasanya akan sembuh sendiri.

Tapi sekali lagi ini tergantung dari jenis jerawatnya itu sendiri.

Jerawatnya parah, atau tidak.

Untuk mengetahui jenis jerawat seperti apa yang Anda alami saat ini, Anda terlebih dahulu harus membaca artikel ini.

Saya sudah mengulasnya dengan lengkap di sini:

Jenis-Jenis Jerawat: Mana Yang Paling Parah?

Belum lagi masalah kesensitifan kulit dan faktor risiko terjadinya infeksi.

Bisa-bisa jerawat yang dipencet itu terinfeksi karena hati Anda yang kotor, tangan maksud saya.. dan malah menjadi bengkak, meradang, tambah banyak pula.

Jadi memencet jerawat harus dihindari. Ia sama sekali tidak termasuk dalam salah satu trik ajaib menghilangkan jerawat secara alami dengan cepat.

Kesalahan #KEDUA adalah membiarkan jerawat tanpa melakukan tindakan pengobatan atau perawatan.

Memang jerawat bukanlah penyakit mematikan seperti kanker. Juga bukan penyakit memalukan seperti bisul.

Tapi bukan berarti jerawat bisa didiamkan saja tanpa Anda melakukan usaha untuk menghilangkannya.

Memang jerawat secara alami akan hilang sendiri seiring bertambahnya usia.

Tapi pembiaran jerawat secara ugal-ugalan akan membuat Anda menyesal nantinya, contohnya saja tokoh pada cerita di atas.

Karena biasanya jerawat yang terlampau parah akan meninggalkan bekas yang sangat berkesan.

Bisa berupa noda hitam, bekas parut, bopeng, berlubang, bolong-bolong, capuk-capuk atau apalah namanya.

Yang jelas jerawat harus tetap mendapat perawatan. Minimal dengan cara-cara tradisional dan alami yang mudah dan murah meriah.

Baiklah, pada kesempatan kali ini kita akan coba ulas bagaimana cara menghilangkan jerawat yang paling manjur tanpa harus dipencet.

7 Cara Menghilangkan Jerawat Secara Alami Paling Manjur Cepat Dan Ampuh

7 Cara Alami & Tradisional Menghilangkan Jerawat Paling Ampuh

Perhatian!

Tips menyembuhkan jerawat yang ada di tulisan ini bersifat sebagai informasi umum dan tidak ditujukan sebagai anjuran pengobatan/pengganti saran dari dokter.

Sebagian besar cara alami dalam menghilangkan jerawat belum lah terbukti secara ilmiah. Di sumber manapun Anda membaca, jangan langsung percaya 100%.

Masalah efektif tidaknya cara-cara alami seperti ini biasanya hanya didukung data yang bersifat anekdotal, berupa testimoni atau pengalaman pribadi.

Apabila ingin mencoba cara penyembuhan jerawat yang ada di artikel ini, sepenuhnya menjadi tanggungjawab Anda sendiri. Yes?

Tips !

Sebelum menggunakan bahan-bahan berikut ini, sangat disarankan Anda mengujinya terlebih dahulu.

Setelah racikan jadi, jangan langsung dipakai di wajah, tapi dicoba dulu sedikit di kulit pada punggung tangan.

Diamkan sebentar, jika tidak terjadi reaksi iritasi, gatal, atau sensasi seperti terbakar maka pemakaian bisa dilanjutkan.

Namun jika terjadi reaksi seperti disebutkan di atas maka hentikan pemakaian. Itu artinya Anda tidak cocok dengan bahan tersebut.

Berikut ini cara-cara menghilangkan jerawat secara alami yang bisa Anda lakukan. Saya sudah merangkumnya dari sumber-sumber terbaik yang bisa di percaya.

1. Menggunakan Madu

Khasiat Madu Untuk Atasi Jerawat

Madu sudah tidak diragukan lagi sebagai salah satu obat alami yang manjur untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.

Hal ini juga sudah di jamin oleh Allah SWT:

“…Dari perut lebah itu keluar minuman yang bermacam-macam warnanya. Di dalamnya terdapat obat yang menyembuhkan bagi manusia. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda bagi orang-orang yang memikirkan.” (Q.S. An-Nahl: 69)

Sejak ribuan tahun yang lalu, madu sering di gunakan sebagai ramuan oles untuk mengobati luka.

Berdasarkan penelitian tentang madu ini, diketahui bahwa madu memiliki potensi sebagai obat luka bakar yang cukup efektif.

Dan berbagai penelitian serupa juga sudah banyak yang membuktikan jika madu memiliki khasiat yang baik untuk mengatasi inflamasi, melawan infeksi bakteri dan jamur, serta mempercepat penyembuhan luka.

Lalu apakah madu bisa digunakan untuk mengobati jerawat secara alami?

Simak penjelasannya berikut ini,

Khasiat Madu Untuk Mengatasi Jerawat

a. Sebagai anti-inflamasi

Madu berkhasiat sebagai anti-inflamasi yang bisa mengurangi peradangan yang sering terjadi pada jerawat.

Peradangan pada jerawat ditandai dengan munculnya warna merah di sekitar kulit wajah, biasanya akan terasa panas atau perih.

Dengan menggunakan madu maka hal ini bisa dikurangi.

b. Melembabkan kulit

Kulit yang kering seringkali menjadi penyebab jerawat.

Kenapa?

Karena kulit yang kering akan memicu kelenjar sebasea memproduksi lebih banyak sebum (minyak) untuk menyeimbangkan kelembapan.

Apabila terjadi penyumbatan folikel, maka produksi sebum secara berlebihan ini akan tumbuh menjadi jerawat.

Hal ini bisa diatasi dengan menggunakan madu, karena madu bisa berfungsi sebagai pelembap alami untuk kulit.

c. Menghilangkan Bekas Jerawat

Madu juga dipercaya memiliki khasiat yang manjur untuk menyamarkan bekas jerawat, dan mempercepat proses regenerasi sel kulit yang baru.

Apabila Anda memiliki bekas jerawat yang bopeng atau menghitam, maka menggunakan madu untuk melakukan perawatan secara alami bisa Anda coba.

Anda bisa membaca pembahasan dan caranya di sini:

Khasiat Madu Untuk Menghilangkan Bopeng Bekas Jerawat

d. Sebagai Antibiotik

Dalam madu terkandung zat antibiotik/antiseptik yang sangat efektif untuk membasmi berbagai bakteri dan jamur.

Bahkan penggunaan madu untuk mengobati luka sudah dipraktikan oleh manusia sejak ribuan tahun yang lalu.

Hal ini memang sudah terbukti.

Di dalam madu terkandung beberapa senyawa gula dan hidrogen peroksida yang dapat membasmi bakteri dan mencegahnya berkembang biak.

Jadi madu diyakini bisa di gunakan untuk menyembuhkan infeksi yang terjadi pada jerawat, karena salah satu yang membuat jerawat semakin parah adalah adanya infeksi oleh bakteri.

Yang paling umum adalah Propionibacterium acnes.

Meskipun belum ada penelitian lebih lanjut yang membuktikan madu mampu melawan P. acne, namun sebagian peneliti menganggap madu memiliki potensi.

Karena sejauh ini pun belum ada penelitian yang membuktikan jenis bakteri apa saja yang resisten terhadap zat antibakteri pada madu. Ini point-nya, jadi cukup masuk akal bukan?

Perlu Anda ketahui jika bakteri yang bisa menginfeksi jerawat bukan hanya P. acne saja, ternyata masih ada beberapa jenis bakteri lagi yang harus diwaspadai.

Tertarik untuk mempelajari lebih dalam? Baca artikel berikut ini:

Jerawat: Proses Munculnya, Penyebab, Cara Mencegah, dan Mengobati

Cara Menggunakan Madu Untuk Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Dari penjelasan di atas, Anda sudah mengetahui mengapa madu diyakini bisa berkhasiat untuk mengatasi jerawat.

Selanjutnya kita bahas bagaimana cara menggunakannya pada wajah Anda, sebelumnya pastikan dulu jika Anda tidak alergi dengan madu, meskipun hal ini sangat jarang terjadi.

Caranya bisa dengan mengoleskan sedikit madu di bagian wajah, tunggu hingga beberapa menit. Jika tidak terjadi reaksi iritasi maka madu aman untuk di gunakan.

Berikut langkah-langkah menggunakan madu untuk menyembuhkan jerawat secara alami:

Masker Madu Alami Dan Asli Baik Untuk Sembuhkan Infeksi Jerawat
masker madu 100% asli

#1. Siapkan Madu

Anda harus usahakan untuk menggunakan madu asli. Sebisa mungkin pastikan dulu madu yang akan digunakan adalah madu asli.

Jangan gunakan madu dalam kemasan sachet, karena biasanya madu seperti ini sudah dicampur dengan gula dan bahan-bahan lain yang tidak alami. Sehingga malah akan membuat kulit menjadi iritasi.

Cara tergampang untuk mengetahui madu itu asli atau tidak adalah dengan membekukannya di dalam freezer, madu asli tidak akan membeku.

#2. Cuci Muka

Langkah selanjutnya adalah mencuci muka dengan sabun pencuci muka dan air bersih.

Pilih jenis sabun yang cocok dengan kulit Anda.

Tujuan mencuci muka terlebih dahulu ini adalah untuk mengangkat kotoran dan minyak yang menyumbat pori-pori.

Karena jika pori-pori masih tersumbat, maka akan sulit bagi madu untuk bisa masuk menembus ke dalam bagian jerawat yang mengalami infeksi.

Yang lebih ampuh lagi yaitu dengan menggunakan uap. Caranya dengan menuangkan air panas ke dalam baskom.

Kemudian letakkan wajah Anda di atasnya. Di atasnya ya, bukan dicelup.

Lalu kipas-kipas uap air tersebut ke arah wajah dengan kedua tangan. Cara ini cukup efektif untuk membuka pori-pori.

#3. Aplikasikan Madu Pada Wajah

Selanjutnya aplikasikan madu murni asli tadi ke wajah Anda.

Lakukan ini selagi kulit wajah Anda belum mengering.

Ratakan madu ke seluruh bagian wajah layaknya menggunakan masker, pijat-pijat lembut dengan menggunakan jari-jari Anda.

Diamkan selama beberapa menit, terserah Anda mau berapa lama.

Setelah dirasa cukup dan madu sudah mengering di wajah, bilas dengan menggunakan air bersih dan sabun muka hingga bersih.

2. Menggunakan Tea Tree Oil

Tea Tree Oil Bisa Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Tea Tree Oil adalah minyak yang berasal dari daun tanaman yang bernama Tea Tree.

Meskipun jika diartikan ke dalam bahasa Indonesia Tea Tree artinya pohon teh atau batang teh, akan tetapi tanaman ini bukanlah tanaman teh yang biasa kita minum, dari sisi klasifikasi ilmiahnya pun tidak ada hubungannya.

Tea Tree merupakan tanaman obat yang berasal dari Australia.

Nama ilmiahnya adalah Melaleuca alternifolia.

Tanaman ini pertama kali di temukan oleh seorang pelaut di daerah rawa yang ada di wilayah tenggara Benua Australia sekitar abad ke 18.

Beliau inilah yang menamainya Tea Tree, karena pada saat itu ia membuat teh dari daunnya yang ternyata memiliki aroma seperti buah pala.

Apa saja khasiat tea tree oil?

Nah bicara soal khasiat, tea tree ini bisa dibilang sebagai tanaman yang ajaib.

Ada banyak sekali khasiat yang terkandung di dalamnya, terutama untuk membasmi bakteri dan jamur serta mengurangi reaksi alergi pada kulit.

Tea tree oil juga bisa digunakan secara topikal untuk mengobati berbagai macam penyakit.

Mulai dari gingivitis (radang gusi), hemorroid (wasir), otitis (infeksi telinga), herpes labialis atau cold sore (herpes pada bibir), tinea pedis (kurap kaki), onychomycosis (jamur pada kuku), lice (kutu/tungau), scabies (kudis), radang tenggorokan, infeksi vagina, ringworm, ketombe, nafas tak sedap, dan masih banyak lagi.

Khasiat tea tree oil untuk mengobati jerawat

Berdasarkan penelitian terhadap tea tree oil yang sudah dilakukan ini, 5% Tea Tree Oil terbukti cukup efektif untuk mengatasi jerawat dengan tingkat ringan hingga menengah.

Penggunaan 5% tea tree oil ini sama efektifnya dengan 5% benzoil peroksida (benzoyl peroxide) yang merupakan salah satu obat kimia sintetis yang populer untuk mengatasi jerawat.

Tea tree oil memang akan bekerja lebih lambat dari benzoil peroksida, namun dampak iritasi yang ditimbulkannya lebih rendah apabila di aplikasikan di kulit wajah.

Se-ampuh apakah tea tree oil dalam mengatasi jerawat?

Sebagai bahan alami, tea tree oil diyakini memiliki kemampuan mengatasi jerawat yang cukup ampuh.

Ia mampu mempenetrasi pori-pori lebih baik daripada madu, masuk ke bagian yang tersumbat, menghentikan infeksi, mengurangi peradangan, dan membuat jerawat mengering.

Namun demikian, tea tree oil ini juga tidak boleh digunakan secara sembarangan.

Ada dosis dan takaran tertentu yang harus Anda ikuti mengingat tea tree oil juga dapat menyebabkan banyak efek samping.

Lanjutkan membaca, di bawah akan diterangkan bagaimana cara penggunaan tea tree oil dan dosis yang aman digunakan untuk mengatasi jerawat.

Cara Penggunaan Tea Tree Oil Untuk Menghilangkan Jerawat

Tea tree oil bisa digunakan secara topikal pada bagian yang berjerawat.

Maksudnya, minyak ini diaplikasikan langsung pada jerawatnya, bukan di seluruh wajah.

Atau bila dirasa penggunaan tea tree oil murni secara topikal terlalu keras (terutama pada kulit sensitif), Anda bisa juga mencampurkannya dengan aloe vera, madu, atau ke dalam masker lumpur.

Berikut ini panduan menggunakan tea tree oil untuk menghilangkan jerawat secara alami:

#1. Menggunakan tea tree oil murni

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, selalu pastikan anda menggunakan tea tree oil murni, bukan produk yang mengandung tea tree oil.

Tree Tea Oil Alami 100 Persen Asli Ampuh Atasi Jerawat
tea tree oil murni 100%

Biasanya ada keterangan di botolnya yang bertuliskan 100% pure atau 100% murni, dan pastikan Anda menggunakan yang memiliki konsentrasi 5%, jika konsentrasinya lebih tinggi dari 15% sebaiknya diencerkan dengan air.

Cara menggunakan:

  1. Siapkan cotton bud
  2. Tetes kan beberapa tetes tea trea oil pada cotton bud
  3. Aplikasikan langsung pada jerawat

#2. Mencampur tea tree oil dengan gel aloe vera

Tea tree oil juga bisa dicampurkan dengan gel lidah buaya (aloe vera).

Caranya:

  1. Siapkan sebuah wadah kecil
  2. Masukkan 2 sendok teh gel aloe vera
  3. Teteskan 3 tetes tea tree oil murni
  4. Aduk hingga tercampur rata
  5. Aplikasikan pada jerawat dengan menggunakan cotton bud atau kapas

#3. Mencampur tea tree oil dengan madu

Cara menggunakan tea tree oil yang selanjutnya yaitu dengan mencampurkannya dengan madu.

Caranya:

  1. Siapkan wadah kecil
  2. Masukkan 2 sendok teh madu
  3. Teteskan 3 tetes tea tree oil
  4. Aduk hingga tercampur rata
  5. Aplikasikan pada bagian jerawat dengan menggunakan cotton bud

#4. Mencampur tea tree oil dengan masker lumpur

Yang terakhir, tea tree oil juga bisa di gunakan dengan mencampurkannya ke dalam masker lumpur (clay mask).

Anda bisa menggunakan jenis masker lumpur hijau yang sering dijual di pasaran.

Caranya:

  1. Siapkan wadah
  2. Masukkan 2 sendok makan bubuk lumpur hijau
  3. Teteskan 3-5 tetes tea tree oil
  4. Tambahkan air secukupnya
  5. Aduk hingga berbentuk seperti pasta
  6. Gunakan sebagai masker secara merata pada wajah Anda.
  7. Setelah kurang lebih setengah jam, bersihkan wajah dengan menggunakan air

PENTING !!! Kemungkinan Efek Samping Penggunaan Tea Trea Oil

a. Tea tree oil kemungkinan aman jika digunakan pada kulit, namun ada beberapa efek samping yang mungkin saja bisa terjadi terutama pada kulit sensitif, seperti:

  • Iritasi
  • Kulit menjadi kering
  • Gatal-gatal
  • Rasa seperti tersengat
  • Rasa panas seperti terbakar
  • Kulit menjadi kemerahan
  • Ruam

b. Penggunaan tree tea oil bersama minyak lavender tidak disarankan pada anak laki-laki yang belum mencapai masa pubertas.

Sebuah penelitian menunjukkan adanya kemungkinan akan terjadi efek samping berupa gangguan hormon yang dapat menyebabkan pertumbuhan abnormal pada bagian dada (payudara) yang di sebut dengan gynecomastia.

Sedangkan keamanan penggunaan tea tree oil yang di campur dengan minyak lavender pada anak perempuan belum diketahui.

c. Tea tree oil bersifat racun jika tertelan dan dapat menyebabkan efek samping yang serius.

Beberapa kemungkinan efek samping yang muncul jika tertelan:

  • Pusing dan sensasi linglung
  • Mual
  • Menurunkan kerja dan koordinasi gerak otot (ataxia)
  • Badan lemas dan tidak mampu berjalan
  • Koma

d. Hindari penggunaan pada wanita hamil dan menyusui

Hindari penggunaan tea tree oil pada wanita yang sedang hamil dan menyusui, mengingat kandungannya yang cukup keras.

3. Menggunakan Aloe Vera (Lidah Buaya)

Gel Aloe Vera Alami Untuk Jerawat

Bahan alami selanjutnya yang dipercaya memiliki kemampuan untuk menghilangkan jerawat secara alami selanjutnya adalah Aloe vera atau yang lebih dikenal dengan sebutan lidah buaya.

Aloe vera merupakan salah satu jenis tanaman obat yang telah digunakan sejak zaman dulu.

Tanaman yang tumbuh dengan subur di Indonesia ini banyak digunakan dalam pengobatan tradisional terhadap berbagai macam penyakit, mulai dari luka bakar, gatal-gatal, radang mulut, susah buang air besar, hingga diabetes.

Aloe vera untuk jerawat

Dalam mengatasi jerawat, ada juga sebagian yang meyakini jika aloe vera bisa digunakan.

Penelitian lebih lanjut masih diperlukan untuk membuktikan keefektifan aloe vera dalam mengatasi jerawat, namun sebuah penelitian menunjukkan potensi menjanjikan dari aloe vera dalam mengatasi jerawat.

Penelitian tersebut menguji 2 kelompok penderita jerawat ringan dan sedang yang masing-masing terdiri dari 30 orang.

Kelompok pertama diberikan perawatan menggunakan krim retinoid.

Dan kelompok kedua diberikan perawatan menggunakan krim retinoid+gel aloe vera.

Dan hasilnya: kelompok kedua sembuh lebih cepat, dan lesi (kerusakan kulit/bekas) yang dialami juga berkurang.

Kesimpulannya: aloe vera cukup potensial dikembangkan sebagai obat alami jerawat, namun riset lebih mendalam masih diperlukan.

Jadi, apakah aloe vera efektif untuk jerawat?

Sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan jika penggunaan aloe vera saja tanpa campuran bahan lain bisa menyembuhkan jerawat, jadi belum bisa dikatakan 100% manjur.

Namun karena aloe vera memiliki khasiat untuk mempercepat penyembuhan pada luka, luka bakar, dan ruam, maka hal ini diyakini juga akan bekerja pada jerawat.

Mengatasi Jerawat Dengan Makser Aloe Vera

Baiklah, berikut ini adalah cara membuat masker aloe vera untuk menghilangkan jerawat:

  1. Potong sehelai besar daun lidah buaya, atau jika ukurannya kecil bisa dipakai beberapa helai.
  2. Kupas kulit bagian atasnya, hingga bagian dalam yang berupa gel terlihat.
  3. Keruk gel lidah buaya dengan menggunakan sendok
  4. Masukkan ke dalam wadah
  5. Tambahkan 1/4 sendok teh sari/perasan lemon.
  6. Aduk hingga gel tercampur dengan air lemon.
  7. Diamkan sebentar
  8. Setelah itu gunakan sebagai masker pada wajah
  9. Diamkan selama kurang lebih setengah jam
  10. Setelah masker mengering, bersihkan wajah dengan menggunakan air bersih dan sabun pembersih
  11. Resep masker ini bisa di gunakan minimal 1 kali seminggu, lakukan secara rutin hingga terlihat hasilnya.

Efek samping penggunaan aloe vera

Penggunaan lidah buaya secara topikal pada kulit kemungkinan aman bagi sebagian besar orang.

Namun bagi mereka yang memiliki kulit sensitif atau alergi, ada beberapa kemungkinan efek samping yang bisa ditimbulkan seperti:

  • gatal-gatal
  • iritasi
  • kulit terasa seperti terbakar

4. Menggunakan Masker Lumpur

Masker Lumpur Yang Ampuh Untuk Sembuhkan Jerawat

Cara alami menghilangkan jerawat yang selanjutnya bisa juga dilakukan dengan menggunakan masker lumpur.

Masker lumpur dipercaya berkhasiat sebagai exfoliate untuk mengangkat kotoran dan sel kulit mati dari kulit wajah.

Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya jika jerawat terjadi karena adanya penyumbatan folikel kelenjar polisebasea.

Dan kotoran serta sel kulit mati inilah yang sering dicurigai sebagai penyebab terjadinya penyumbatan tersebut.

Manfaat masker lumpur untuk kulit

  1. Menyerap kotoran yang ada di permukaan dan di pori-pori kulit
  2. Menyerap minyak di wajah
  3. Mengangkat sel kulit mati
  4. Makser lumpur memiliki kandungan mineral yang baik untuk kesehatan kulit
  5. Menghaluskan kulit

Jenis-jenis masker lumpur yang bisa di gunakan

Ada beberapa jenis masker lumpur yang dijual di pasaran.

Jenis-jenisnya bisa dibedakan berdasarkan warnanya. Jenis yang paling sering dijumpai adalah masker lumpur putih, cokelat, dan hijau.

Biasanya perbedaan warna pada masker ini mewakili kandungan dan khasiat yang ada didalamnya.

Seperti contohnya masker lumpur putih yang diyakini memiliki khasiat untuk mengencangkan kulit dan melancarkan peredaran darah.

Makser lumpur cokelat yang efektif untuk mengangkat sel kulit mati dan minyak berlebih.

Dan masker lumpur hijau yang diyakini dapat digunakan pada semua jenis kulit dan kaya akan kandungan kalsium, magnesium, potasium, dan sodium.

Efek sampingpenggunaan masker lumpur

Menggunakan masker untuk menghilangkan jerawat secara alami dapat menyebabkan beberapa efek samping diantaranya sebagai berikut:

a. Iritasi.

Bagi Anda yang memiliki kulit sensitif, penggunaan masker lumpur bisa saja menyebabkan iritasi. Oleh karena itu lakukan pengujian secara topikal terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya pada wajah.

b. Kulit menjadi kering.

Sifat lumpur yang dapat menyerap zat yang ada di sekitarnya juga akan berdampak pada penurunan kadar kelembapan pada kulit. Akibatnya kulit akan menjadi kering.

Untuk mengatasinya, gunakan pelembap setelah Anda selesai menggunakan masker lumpur. Atau bisa juga dengan mengkombinasikannya degan madu dan gel aloe vera.

c. Muncul jerawat baru.

Mungkin Anda jarang mendengar hal ini. Tapi salah satu efek yang bisa ditimbulkan dari penggunaan masker lumpur adalah munculnya jerawat baru.

Hal terjadi karena masih ada sisa partikel lumpur yang tertinggal di pori-pori. Akibatnya pori-pori menjadi tersumbat dan jerawat akan muncul.

Tips !

  • Sebelum menggunakan masker lumpur, lakukan terapi uap.
  • Caranya: masukkan air panas ke dalam wadah baskom. Posisikan wajah Anda di atasnya. Kipas-kipas uapnya dengan tangan ke arah wajah.
  • Lakukan selama beberapa menit.
  • Hal ini bertujuan untuk membuka pori-pori. Agar lumpur bisa menyerap partikel yang ada di dalamnya dengan mudah.
  • Setelah selesai menggunakan masker lumpur, bilas wajah dengan sabun pembersih yang berkualitas. Pastikan Anda membilasnya dengan bersih agar tidak ada partikel lumpur yang masih tertinggal/menyumbat pori-pori.

5. Menggunakan Masker Sulfur/Belerang

Masker Sulfur Yang Manjur Untuk Menghilangkan Jerawat Secara Alami

Mendengar kata belerang mungkin yang pertama kali terbayang adalah baunya yang khas dan menyengat.

Sebagian orang tidak tahan dengan bau belerang, bahkan menganggapnya sebagai bau yang sangat busuk.

Tapi jangan salah, di balik baunya yang menyengat itu ternyata belerang banyak menyimpan manfaat.

Belerang atau sulfur merupakan salah satu unsur yang melimpah di bumi.

Biasanya sering ditemukan di sekitar gunung berapi, maupun di lahan galian tambang.

Sejak ribuan tahun yang lalu, sulfur sudah dimanfaatkan oleh manusia untuk berbagai keperluan, termasuk kesehatan kulit.

Manfaat sulfur untuk mengatasi jerawat

  1. Mengeringkan minyak berlebih. Ketika diaplikasikan di kulit, sulfur akan bekerja untuk mengeringkan air dan minyak berlebih. Yang mana kelebihan minyak ini adalah penyebab terjadinya jerawat.
  2. Mengangkat sel kulit mati. Sulfur juga akan mengelupas bagian terluar kulit yang sebagian besar terdiri dari sel kulit mati.
  3. Anti bakteri dan jamur. Sifat antibakteri dan antijamur dari sulfur juga akan bermanfaat untuk mengatasi infeksi pada jerawat. Sulfur juga di sinyalir akan lebih efektif jika digunakan pada penderita jerawat yang juga mengalami rosacea dan dermatitis.

Penggunaan sulfur untuk mengatasi jerawat

Saat ini sulfur sudah banyak digunakan sebagai bahan campuran dalam berbagai produk kecantikan dan perawatan kulit. Anda bisa memilih salah satu produk masker sulfur berkualitas yang banyak dijual di pasaran.

Pastikan Anda membaca tata cara penggunaannya dengan teliti.

Bila perlu lakukan konsultasi dengan dokter kulit terlebih dahulu sebelum memulai terapi dengan menggunakan masker berbahan sulfur ini.

Penting ! Efek samping penggunaan masker yang mengandung sulfur

Diharapkan Anda lebih teliti saat menggunakan masker yang mengandung sulfur mengingat ia dapat menyebabkan beberapa efek samping yang cukup serius, terutama pada mereka yang alergi dan memiliki kulit yang sensitif.

Beberapa efek samping yang bisa ditimbulkan dari penggunaan masker sulfur diantaranya:

  1. Iritasi kulit.
  2. Gatal-gatal
  3. Rasa seperti terbakar
  4. Kulit mengelupas
  5. Reaksi alergi seperti: sesak nafas, pembengkakan pada wajah, bibir, dan lidah.
  6. Hindari penggunaan pada wanita hamil dan ibu menyusui.

Tips: seperti yang sudah dijelaskan di atas, selalu lakukan pengujian secara topikal terlebih dahulu sebelum mengaplikasikannya pada wajah. Jika tidak ada reaksi alergi, maka pemakaian bisa di teruskan.

Lebih baik lagi jika penggunaan masker sulfur ini sudah Anda konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter atau dermatologist Anda.

6. Pola Makan Yang Tepat

Menjaga Pola Makan Bisa Cegah Jerawat

Yang tak kalah penting dalam mengatasi jerawat secara alami selain dari perawatan-perawatan di atas adalah menjaga pola makan.

Perlu Anda ketahui jika perawatan dari luar tidak dapat menyembuhkan jerawat secara permanen. Ia hanya sebagai upaya mencegah jerawat dan bekasnya nanti tidak terlalu parah.

Hal ini dikarenakan perawatan dari luar dengan menggunakan bahan-bahan di atas tidak dapat menghentikan sumber penyebab terjadinya jerawat.

Berbicara mengenai sumber penyebab terjadinya jerawat adalah pembahasan yang sangat luas, banyak faktor yang berperan di dalamnya.

Tapi jika kita persempit pada sumber yang berasal dari dalam, maka hormon bisa dikatakan yang paling bertanggungjawab.

Hormon tersebut adalah hormon androgen.

Jika Anda ingin mengetahui lebih jauh tentang perubahan hormon penyebab jerawat ini, Anda bisa membacanya di artikel berikut:

Fakta Mengenai Perubahan Hormon Penyebab Jerawat

Makanan pemicu jerawat yang harus dihindari

Selama ini mungkin kita sering mendengar ungkapan “jangan makan kacang banyak-banyak, nanti jerawatan!” atau “jangan makan cokelat, nanti jerawatan!”

Apakah benar kedua makanan tersebut bisa menyebabkan jerawat?

Simak penjelasan berikut,

Beberapa studi yang telah dilakukan menyebutkan setidaknya ada 5 jenis makanan yang harus dihindari atau minimal dikurangi untuk mencegah jerawat, yaitu:

  1. Susu sapi
  2. Gula atau makanan yang tinggi gula
  3. Makanan yang tinggi indeks glikemik
  4. Junk food
  5. Fast food

Lalu bagaimana dengan kacang dan cokelat?

Agar Anda lebih mudah memahaminya, pembahasan mengenai makanan yang harus dihindari untuk mencegah munculnya jerawat hormonal sudah dibahas secara terpisah.

Anda bisa menemukan jawabannya disini:

Makanan Pemicu Jerawat Hormonal Yang Harus Di Hindari

Makanan yang baik di konsumsi untuk bantu atasi jerawat

Beberapa makanan yang baik dikonsumsi untuk melawan jerawat diantaranya:

1. Makanan yang kaya omega-3

Senyawa asam lemak omega-3 banyak terdapat pada ikan seperti minyak ikan salmon dan ikan cod, daging ikan tuna, salmon, sarden, jenis ikan berdaging putih seperti whiting, hake, cod, dll. Juga pada kacang kenari, kuning telur, biji rami (flaxseed), dan kedelai.

2. Green tea

Minum green tea sangat baik untuk menambah asupan antioksidan.

Yang mana antioksidan ini sangat penting peranannya untuk memperkuat pertahanan kulit melawan radikal bebas, mencegah penuaan dini, dan membuat kulit menjadi lebih sehat.

3. Makanan yang kaya zinc

Beberapa studi menunjukkan jika senyawa zinc mampu membantu menyeimbangkan hormon. Jadi alangkah baiknya jika makanan kaya zinc Anda masukkan ke dalam menu makanan Anda.

Beberapa makanan yang mengandung banyak zinc diantaranya seperti tiram (oyster), labu, hati dan daging sapi, daging domba, ayam, jamur, dan bayam.

4. Jus sayur dan buah

Hampir semua nutrisi yang di perlukan oleh tubuh ada di dalam sayur dan buah. Bahkan senyawa yang dapat berperan sebagai “obat” juga bisa kita dapatkan.

Khusus untuk jus sayur dan buah, sudah ada pembahasan tersendiri yang bisa Anda baca disini:

Resep Jus Sayur & Buah Untuk Mengatasi Jerawat

5. Probiotik

Beberapa pakar meyakini jika probiotik memiliki kemampuan untuk mencegah munculnya jerawat dan menghentikan inflamasi.

Untuk bisa memperoleh kandungan probiotik, Anda bisa mengonsumsi makanan seperti tempe, miso, kimchi, teh kombucha, mikro alga, cokelat hitam, kefir, dan yogurt.

7. Menjaga Kebersihan Wajah

Cuci Muka Dan Menjaga Kebersihan Wajah 1

Langkah menghilangkan jerawat secara alami yang ke 7 adalah dengan selalu menjaga kebersihan wajah.

Anda mungkin sering mendengar jika debu dan polusi bisa memicu munculnya jerawat, hal itu mungkin saja terjadi.

Mengingat debu dan polusi yang tidak di bersihkan akan mengendap dan menyumbat pori-pori. Alhasil benjolan kemerahan akan muncul keesokan paginya.

Karena itulah bagi Anda yang saat ini sedang berjuang terbebas dari jerawat hendaknya selalu menjaga kebersihan wajah.

Cara paling simpel adalah dengan rajin membersihkan muka setiap hari. Terutama seusai beraktivitas di luar ruangan.

Gunakan sabun pembersih berkualitas yang sudah dicocokkan dengan jenis kulit Anda.

Tapi #JANGAN salah artikan kata rajin mencuci muka dengan artian mencuci muka sesering mungkin.

Mencuci muka dengan menggunakan sabun pembersih sebaiknya dilakukan maksimal 2 kali sehari saja, tidak boleh terlalu sering.

Kalau berwudhu’? Tentu saja tidak mengapa.

Yang tidak boleh itu terlalu sering mencuci muka dengan menggunakan sabun pembersih.

Mengapa?

Karena mencuci muka dengan sabun pembersih akan mengangkat semua minyak yang ada di wajah. Otomatis kulit wajah akan kehilangan kelembapan dan menjadi kering.

kelenjar polisebasea dibawah kulit akan mendapatkan sinyal untuk memproduksi lebih banyak sebum, untuk menyeimbangkan kembali kelembapan kulit, padahal saat itu Anda sedang berjerawat.

Produksi sebum berlebih ini bukannya akan membuat jerawat jadi hilang, justru akan membuatnya semakin bertambah banyak.

Jadi mencuci muka dengan sabun itu cukup 1-2 kali saja sehari.

Baiklah teman-teman semua, itulah 7 tips menghilangkan jerawat secara alami yang bisa caramanjur.com berikan pada kesempatan kali ini.

Semoga bisa diambil manfaatnya. Jangan lupa share tulisan ini kepada mereka yang jerawatan yaa.